Wasabi Sebenarnya Berfungsi Membunuh Bakteri

Sebagian besar wasabi yang sekarang kita konsumsi sebenarnya merupakan wasabi ”palsu”.
  • blog-image
    Penulis: user redaksi 1
  • blog-image
    Editor:
wasabi-sebenarnya-berfungsi-membunuh-bakteri

Ilustrasi makanan Jepang, Wasabi. Shutterstock/sasazawa

Diterbitkan 1 year ago

Saat menikmati sushi atau sashimi, biasanya wasabi akan selalu hadir sebagai pendamping. Namun, cita rasa pedas menyengatnya sering kali membuat orang menghindari dan tidak menyukainya. Padahal, ternyata wasabi yang digemari banyak warga Jepang itu bukan sekadar berfungsi untuk menambah cinta rasa loh, Sobat Valid! 

Mencegah Keracunan
Sebagaimana kita ketahui, hidangan sashimi dan sushi melibatkan ikan mentah sebagai bahan utama. Oleh sebab itu, pengolahannya tidak bisa sembarangan. Makanan itu harus benar-benar terjaga untuk menghindari kontaminasi yang bisa menyebabkan keracunan. 

Nah, selain untuk menambahkan rasa pedas, wasabi sebagai pendamping sushi dan sashimi ternyata juga berperan untuk mencegah keracunan setelah menyantap sushi dan sashimi, loh Sobat Valid. Kandungan alil isothiocyanate pada wasabi merupakan insektisida alami yang mampu mengusir serangga dan bakteri berbahaya yang dapat mencemari makanan. 

Oleh sebab itu, saat mengonsumsi sushi dan sashimi, kita disarankan untuk menikmatinya bersama wasabi. Mengingat, keracunan makanan bisa sangat membahayakan. Bahkan, ada juga bahaya kematian jika keracunan dan tidak ditangani dengan tepat. 

Harga Wasabi Asli Sangat Mahal
Sebagian besar wasabi yang sekarang kita konsumsi sebenarnya merupakan wasabi ”palsu”,  atau hanya mengandung sangat sedikit kandungan wasabi asli. Pasalnya, wasabi merupakan salah satu sayuran termahal di dunia yang harganya bisa mencapai US$250 per kilogram, atau setara sekitar Rp4 juta rupiah. 

Harga yang mahal ini tak lepas dari kelangkaan dan sulitnya membudidayakan tanaman wasabi. Pasalnya, wasabi hanya bisa tumbuh di daerah pegunungan dengan ketinggian 1.300 hingga 2.500 meter di atas permukaan laut. 

Tanaman ini  juga  tumbuh  harus di area lembah sungai yang terlindung dari sinar matahari, dan akarnya harus masuk ke air. Suhu air tempat wasabi tumbuh pun harus terjaga, yakni tidak boleh di bawah 8°C atau di atas 20°C. 

Di Jepang sendiri, hanya restoran tradisional atau kelas atas yang menyajikan wasabi asli. Kebanyakan, wasabi yang selama ini kita konsumsi sebagian besar terbuat dari campuran lobak Eropa, mustard, dan pewarna makanan hijau. 

Referensi:
Wasabi: The Japanese delicacy that can save you from food poisoning. Diakses dari Hindustan Times pada 14 Desember 2023.
How to Eat Sushi with Wasabi. Diakses dari Cobo Sushi pada 14 Desember 2023.
Why Wasabi Should Be Eaten with Sushi?. Diakses dari Sakae Sushi pada 14 Desember 2023. 

Bagikan:

Baca Juga

Comments